Viral Gadis Nagis Di Mall Dapat Pendamping Hidup

Viral Gadis Nagis Di Mall Dapat Pendamping Hidup

Viral Gadis Nagis Di Mall Dapat Pendamping Hidup – Kisah yang sempat viral di negara tetanga malaysia,

Ceritan ini di bagikan lewat akun twitter yang dimana menjadi trading topik di malaysia.

Bahawa ada seorang gadis manis nan cantik yang sedang menagis di dalam mall yang berada di lantai empat,

dimana diwaktu itu seorang gadis manis nan cantik suasana hatinya lagi tidak enak bisa dibilang lagi ada masalah.

Gadis malaysia itu duduk sendiri di dalam cafe sambil menenteskan air mata,

tiba – tiba seorang turis dari afrika mendatanginya untuk memberikan solusi atau memberikan suport.

Awalnya gadis malaysia itu sedikit risi dan takut karena tiba – tiba orang afrika itu dantang dan memberikan gadis itu motivasi agar tidak menangis berlarut – larut,

gadis malaysia itu melihat ketulusan orang afrika itu untuk memberikan suport akhirnya mereka bercertita tentang.

Viral Gadis Nagis Di Mall Dapat Pendamping Hidup

Gadis itu sendang ada masalah dengan teman didalam lingkungannya sehinga dia merasa sedih.

Pria itu sendiri merupakan mahasiswa dari Afrika Barat yang sedang menyelesaikan studi di Universitas Zainal Abidin di Terengganu.

Seorang warga afrika itu sebenarnya tertarik dengan gadis itu karena paras wajahnya yang cantik dan manis, ketika dia melihat pribadinya ternyata baik dan pria itu semakin jatuh cinta.

Pria itu berkata sudah menjelajai seluruh wilayah tidak ada wanita sebaik dia, sehinga saya merasa kagum dengannya,

seiring perkenalan dan bertambah dekat kedua maklum sempurna itu bertambah dekat dan merekan persamaan rasa di dadanya.

Gadis Malaysia Dan Pria Afrika Menikah

Gadis itu berkata pria afrika adalah pria yang selama ini dia cari, pria itu penyayang dan perhatian sehinga dia merasanyaman di sampingnya.

Pria itu juga religius dan penyayang kepada keluarganya terutama kepada kedua orang tuannya, sehinga gadis itu merasa inilah pria yang bisa menjadi imam ku.

Setelah dua bulan menjalanin hubungan gadis dan pria afrika itu merencanakan soal pernikahan, katika kedua orang tuanya bertemu dan mereka menentukan tanggal pernikahannya.